Psikoedukasi: Strategi Prevensi Cyberbully Melalui Peer Group Counseling di SMP Negeri 7 Bondowoso

Jan 14, 20260 Komentar

BONDOWOSO – Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk “Peer Group Counseling untuk Agen Pendamping Remaja: Strategi Prevensi Cyberbully di Kabupaten Bondowoso”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada hari Selasa dan Rabu, 13–14 Januari 2026, bertempat di SMP Negeri 7 Bondowoso.

Sasaran Peserta

Program ini dirancang secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak di lingkungan sekolah, antara lain:

  • Pendidik & Tenaga Kependidikan: Guru dan staf Tata Usaha (TU) SMPN 7 Bondowoso.

  • Siswa/Agen Pendamping: Sebanyak 28 siswa dari SMPN 7 Bondowoso, serta perwakilan masing-masing 2 siswa dari SMPN 1 hingga SMPN 6 Bondowoso yang dipersiapkan menjadi agen konseling sebaya.

Materi dan Narasumber Ahli

Kegiatan ini menghadirkan pakar psikologi untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai dinamika remaja di era digital. Tiga narasumber utama yang hadir adalah:

  1. Dr. Endah Mastuti, S.Psi., M.Si., Psikolog (Dosen Fak. Psikologi UNAIR) – Membahas tentang identifikasi stres akademik dan kecemasan pada siswa.

  2. Herdina Indrijati, M.Psi., Psikolog (Dosen Fak. Psikologi UNAIR) – Mengulas karakteristik perkembangan psikologi remaja.

  3. Dr. Rusyda binti Ramly (Senior Lecturer MSU Malaysia) – Menjelaskan peran komunitas sekolah dalam menciptakan budaya digital yang aman.

Fokus Kegiatan

Seluruh peserta dibekali dengan empat materi utama yang krusial bagi kesehatan mental di sekolah:

  • Pemahaman mendalam tentang bully dan cyberbullying.

  • Analisis dampak serta risiko perundungan bagi masa depan remaja.

  • Pemanfaatan media sebagai sarana prevensi.

  • Teknik Konseling Sebaya guna menciptakan sistem pendukung internal di sekolah.

Fasilitator dan Apresiasi

Acara ini juga didampingi oleh tim fasilitator yang terdiri dari Qiya, Fadiani, Giyo, Zoya, dan Raafy. Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, para peserta juga mendapatkan apresiasi berupa sertifikat, konsumsi, serta souvenir sebagai bentuk dukungan atas partisipasi aktif mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dan siswa di Bondowoso mampu membangun ekosistem digital yang sehat dan memiliki keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama psikologis melalui rekan sebaya.


UPTD SPF SMP Negeri 7 Bondowoso

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *